π Oleh Oleh Khas Tanjung Balai Karimun
i LEMBAR PENGESAHAN Laporan Praktik Kerja Perpajakan (PKPaja) pada Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun dengan judul "Pemungutan PPN oleh Bendahara Pengeluaran pada Pangkalan Sarana Operasi Tipe A Tanjung Balai Karimun" disusun sebagai persyaratan kelulusan mata kuliah Praktik Kerja Perpajakan (PAJA3350), oleh: Nama: Daniyanto NIM: 031013445 Program Studi
Alamat: Desa Okura, Kec. Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau. Destinasi wisata tidak melulu soal pantai ataupun berbukitan. Masih banyak wisata lainnya yang tak kalah serunya. Contohnya di Pekanbaru Riau. Sebagai salah satu kota yang berada di pulau Sumatera Indonesia, Riau memiliki banyak tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi bersama keluarga
oXh1gV. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Perjalanan penulis dimulai lewat Terminal Feri Internasional yang berlokasi di Kecamatan Sekupang, Kota Batam. Penulis membeli tiket kapal pada pagi hari dan berangkat di sore hari tetapi biasanya pengunjung Pulau Tanjung Balai Karimun membeli tiket langsung ketika ingin berangkat dikarenakan kapal berlayar setiap 2 jam dimulai pada jam 8 pagi tergantung dari agen kapal feri yang akan dinaiki. Disini penulis menggunakan kapal feri Mikonatalia 89 dan langsung membeli tiket terusan untuk PP pulang pergi, menurut penulis ini sangat menguntungkan karena lebih murah. Tiket kapal feri ini bisa digunakan dihari dan jam kapan saja penumpang ingin gunakan, tentu sangat memudahkan jadwal sengaja membeli tiket di pagi hari agar bisa jalan-jalan dahulu di Kota Batam, membeli oleh-oleh, sekaligus tes kesehatan karena perjalanan laut membutuhkan surat kesehatan serta mengisi E-HAC yang merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan dari Kementerian Kesehatan sore hari, penulis naik taxi online ke Terminal Feri Internasional Sekupang. Sebelum melakukan perjalanan, penulis makan nasi padang di kantin pelabuhan, harganya tidak mahal dan rasanya enak. Penulis sarankan untuk makan disana sebelum berangkat. Dok. pribadi Proses selanjutnya, masuk kedalam pelabuhan petugas akan mengecek suhu tubuh dan surat kesehatan penumpang, lalu naik kelantai dua untuk menunggu jadwal kapal berangkat. Penumpang bisa sholat terlebih dahulu di mushola. Setelah itu penumpang naik ke kapal feri sesuai tiket yang telah dibeli. Tempat duduk bisa memilih dimana saja yang diinginkan. Dikarenakan penulis mabuk laut, maka penulis memilih duduk dibagian atas kapal. Sangat menyenangkan karena penulis selain ditemani oleh orang tersayang, diperjalanan menuju Pulau Tanjung Balai Karimun ini penulis bisa menikmati pemandangan laut yang indah, terkena percikan ombak langit sore, melihat pulau-pulau kecil, melihat kapal-kapal tanker/feri/LPG/tongkang yang sedah berlayar juga. Perjalanan ini ditempuh sekitar 2 jam. Dok. pribadi Sampai di pelabuhan Tanjung Balai Karimun, penumpang harus memperlihatkan E-HAC yang telah terisi dan barcode-nya akan di scan oleh petugas pelabuhan. Tujuannya agar pemerintah bisa melacak perjalanan seluruh masyarat Indonesia di tengah pandemi ini. Penulis dijemput oleh keluarga menuju tempat tujuan, tetapi penumpang tidak perlu khawatir karena di pelabuhan ini banyak ojek maupun taxi yang bisa mengantarkan. Dok. pribadi Di pulau ini penulis jalan-jalan ke beberapa objek wisata, yang pertama penulis pergi ke Pantai Pelawan menggunakan kendaraan khas daerah ini yaitu bus kayu. Perjalanan menuju pantai banyak melewati bukit-bukit yang sedang ada proyek pengambilan tanah atau tambang. Setibanya di pantai penulis dan keluarga piknik dengan menggelar karpet dan mamakan bekal. Lalu kami berenang di pantai dan bermain pasir. Ombak dipantai ini cukup tenang sehingga tidak berbahaya berenang bebas, disini pengunjung juga bisa menyewa pelampung bahkan kano untuk bermain dilaut. Ini pertama kalinya penulis berenang di pantai dikarenakan penulis berasal dari Pulau Jawa yang ombak pantainya tinggi. Ketika sedang berenang, tim SAR menghimbau kami untuk menjauhi pantai sementara karena ada pengeboman bukit yang arah ledakan batunya bisa sampai ke pantai. Setelah itu, kami lanjut berenang dan minum kelapa muda. Di sore hari kami menyudahi bermain air lalu mandi dan saatnya pulang. Dok. pribadi Yang kedua, penulis pergi ke Coastal Area di Tanjung Balai Karimun. Daerah ini merupakan tanah reklamasi yang berisi banyak sekali penjual makanan khas dari pulau ini atau khas melayu. Penulis mencoba beberapa makanannya seperti lendot yang teksturnya seperti gel, rasanya asin dengan aroma seafood, berisi sayur kangkung dan siput laut. Penulis juga mencoba lakse yang berbentuk mie kenyal yang dicampur ikan. Lalu mencoba otak-otak yang dibungkus daun kelapa yang rasa ikannya kuat, gurih dan ada aroma bakar. Selanjutnya penulis makan manisan jambu yang rasanya sangat segar dan manis. Ada satu makanan yang paling penulis suka yaitu luti gendang, makanan ini adalah roti berisi daging ikan dan cara memasaknya digoreng, rasanya enak sekali. Tetapi luti gendang ini hanya bertahan 2 hari penyimpanan. Dok. pribadi Malam sebelum kembali ke Kota Batam, penulis berserta keluarga makan di restoran seafood Radja Husein. Disana kami makan ikan goreng, ikan bakar, ikan asam manis, cumi goreng, ayam goreng, sayur seafood, nasi, lalapan dan yang paling khas yaitu gonggong. Gonggong adalah siput laut yang warna cangkangnya kekuningan, dagingnya lembut dan tidak berlendir, cara makannya itu dicongkel dagingnya dari cangkang menggunakan tusuk gigi, rasanya gurih dan berikutnya penulis pulang ke Batam menggunakan kapal feri Mikonatalia tetapi duduk didalam dikarenakan ombak sedang tinggi. Penulis mual lalu tidur sepanjang perjalanan. Sampai di terminal feri internasional sekupang penulis menggunakan taxi pelabuhan untuk kembali pulang, tarifnya 50 ribu sampai ke Tiban Indah. Lihat Travel Story Selengkapnya
Kamu sedang mencari oleh oleh khas karimunjawa, tidak sempat atau tidak mau repot repot datang ke pusat toko oleh oeh, kamu bisa pesan dalam bentuk bingkisan paket oleh oleh. Jangan khawatir, pesanan anda akan kami antar menuju hotel staycation anda, atau cod an di pelabuhan sebelum anda kembali ke kota. Karimunjawa adalah sebuah kepulauan kecil di Jawa Tengah, Indonesia yang terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan. Ada beberapa oleh-oleh khas dari pulau yang dapat Anda bawa pulang sebagai kenang-kenangan atau untuk dijadikan hadiah kepada teman dan keluarga. Sebagai wisatawan tentu akan berburu makanan khas di suatu destinasi wisata tersebut. Kamu penasaran oleh oleh khas pulau karimun. Berikut adalah beberapa oleh-oleh khas Karimunjawa Kerajinan Tangan Kerajinan TanganIkan AsinSouvenirIkan Serepeh & Ikan Bakar BBQKerupuk Amplang Kerajinan tangan menjadi suatu ciri khas tersendiri, pasalnya karimunjawa juga terdapat sebuah pohon seperti dewandaru, kalimasada, dan nyamplungan. Kayu tersebut menjadi salah satu bahan utama kerajinan seperti tasbih, kalung, cerutu rokok, hingga tongkat. Bagi sobat yang suka barang antik, kamu dapat mencoba membelanjakannya di toko yang menjual oleh oleh khas karimunjawa. Biasanya kamu dapat menemukan kerajinan tangan tersebut di alun alun dan pusat kuliner. Baca juga Paket Wisata Karimunjawa 3 Hari 2 Malam Destinasi Pulau Cemara Besar Karimun jawa Ikan Asin Ikan asin Karimunjawa adalah makanan khas dari daerah Karimunjawa, Jawa Tengah, Indonesia. Ikan asin yang digunakan biasanya adalah ikan layur atau tongkol. Ikan tersebut melalui proses pengeringan serta dengan cara pengasinan bumbu garam. Cara penyajiannya bisa beragam, namun biasanya ikan asin Karimunjawa dapat kamu goreng bumbu sambal asam manis pedas atau sambal terasi dengan toge.. Ikan asin Karimunjawa memiliki cita rasa yang khas dan menjadi salah satu makanan yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Karimunjawa. Souvenir Ada banyak souvenir seperti kaos, mug, dan gantungan kunci dengan gambar-gambar pulau dan laut Karimunjawa yang dapat Anda beli sebagai oleh-oleh. Tidak hanya itu saja, kamu juga dapat menemukan souvenir berupa minyak wangi, minyak daun sereh, dan mainan yang terbuat dari hasil hutan sekitar pulau karimunjawa. Ikan Serepeh & Ikan Bakar BBQ Beberapa makanan khas dari Karimunjawa antara lain sate kelapa, nasi goreng kepiting, dan berbagai jenis makanan laut lainnya yang dapat Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. Semua oleh-oleh ini dapat Anda temukan di pasar tradisional atau toko oleh-oleh di sekitar kawasan wisata Karimunjawa. Selain makanan tersebut, kamu juga dapat menemukan makanan khas asli Karimunjawa seperti ikan bakar bbq sambal kecap dan jeruk. Demikian pula ikan serepeh yang menjadi primadona khas karimunjawa dapat kamu temukan di pusat kuliner. Kerupuk Amplang Kerupuk Amplang adalah makanan ringan khas dari Kalimantan Timur, Indonesia. Produk ini terbuat dari daging ikan tenggiri atau ikan gabus yang dicampur dengan tepung tapioka dan rempah. Pemesanan oleh oleh dan kerupuk amplang dapat menghubungi nomor berikut 62 823-2820-0234/An. Nur Salilis Rempah tersebut seperti seperti bawang putih, bawang merah, dan merica. Kemudian adonan dicetak dalam bentuk bulat atau pipih, dan digoreng hingga matang. Ciri khas dari kerupuk Amplang adalah rasa gurih dari ikan yang dipadukan dengan aroma rempah-rempah yang khas. Kerupuk Amplang juga memiliki tekstur yang renyah dan empuk di dalam. Walaupun kerupuk amplang sebagai ciri khas warga kalimantan timur, namun kamu bisa menemukan kerupuk tersebut di pulau karimun jawa. Kerupuk Amplang karimun jawa menjadi salah satu produk oleh oleh unggulan bagi wisatawan. Selain rasanya enak, dan gurih harganya juga cukup terjangkau. Daripada anda penasaran dan searching di google saja, mending kamu datang sendiri dan mencoba jajanan dan oleh oleh khas karimunjawa. Bagi sobat yang sudah merencanakan, silahkan dapat mengagendakan liburan di karimunjawa dan merasakan oleh oleh khas asli karimunjawa. Noted
Ketika Anda bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal pada masjid berujung emas yang indah dan hutan hujan yang masih asli, mungkin Anda juga ingin membawa pulang sedikit cita rasa Brunei bersama Anda dalam bentuk buah tangan. Ada banyak jenis oleh-oleh khas Brunei Darussalam yang bisa Anda bawa pulang, mulai dari makanan hingga cinderamata yang indah dan kerajinan tradisional. Meskipun kecil, tapi negara yang mendapat julukan Petro Dollar ini memiliki banyak toko oleh-oleh di hampir setiap sudut kota. Anda bisa pergi ke Kompleks Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah di Bandar Seri Begawan atau pusat perbelanjaan yang berada di wilayah Gadong. Jika ingin harga yang lebih merakyat, Anda bisa mencoba ke Pasar Tamu Kianggeh di Jl. Sungai Kianggeh, Bandar Seri Begawan. 1. Jong Sarat Jong Sarat adalah tekstil tenun rumit yang menampilkan seni dan desain unik khas Melayu. Kain ini banyak digunakan sebagai bahan pakaian tradisional pria dan wanita Brunei Darussalam dan biasanya dikenakan pada acara-acara resmi seperti wisuda, pesta pernikahan, dan acara-acara kerajaan atau kenegaraan. Jong Sarat dibuat dari benang emas dan perak, bersama dengan kain katun atau sutra. 2. Pernak-pernik Khas Brunei Selain memiliki harga yang ramah di kantong, pernak-pernik juga mudah ditemukan dan mudah dibawa pulang. Anda bisa memilih mulai dari gantungan kunci, topi, lencana, dompet, atau yang lainnya. Pernak-pernik Khas Brunei bisa Anda dapatkan di Kompleks Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah atau sepanjang jalan di sekitar tempat wisata di mana saja. 3. Kaos Khas Brunei Dijual dengan harga sekitar Rp per pcs, kaos oblong lengan pendek yang bergambar bendera Brunei atau tulisan βI Love Bruneiβ juga cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga di Tanah Air lho. Anda bisa mencarinya di pasar-pasar tradisional di Brunei untuk mendapatkan harga lebih murah, atau pergi ke Nazmi Textile Mall di Simpang 77-18, Bandar Seri Begawan untuk variasi yang lebih beragam. 4. Wajid Temburong Wajid Temburong adalah salah satu hidangan lokal daerah Temburong yang dibuat dari campuran ketan, gula, dan krim kelapa segar. Biasanya disajikan dengan dibungkus daun nyirik dan disatukan dengan batang bambu kecil. Tampilannya berwarna coklat tua, memiliki rasa yang manis, kenyal, dan bertekstur lengket. Di pasar-pasar tradisional, Anda bisa mendapatkannya dengan harga Rp per 5 buah. 5. Kue Sapit Kue sapit adalah camilan lokal popular dari Brunei yang dibuat dari adonan tepung beras, tepung gandum, gula, telur, kelapa, dan garam. Dicetak dalam bentuk segitiga dan berwarna kecoklatan, tampilan kue ini mirip seperti kue semprong di Nusantara. Disebut juga dengan kue Belanda, Anda bisa membawa pulang kue sapit hanya dengan menyiapkan uang sekitar Rp β Rp per 10 buah. 6. Kue Cincin Camilan tradisional khas Melayu lainnya adalah kue cincin, yang dibuat dari campuran tepung beras, gula apong/nipah, gula merah, margarin, dan air. Adonan kue dicetak dalam bentuk bulat-bulat kecil seperti cincin, dicelupkan ke dalam adonan tepung beras, lalu digoreng. Pasar Kianggeh adalah salah tempat yang banyak menjajakan kue ini dengan harga sekitar Rp per 10 buah. 7. Kue Selurut Kue yang satu ini memiliki tampilan cukup menarik dari kue-kue lain, karena dibungkus dengan janur. Terbuat dari adonan tepung beras, santan, dan gula merah, selurut hadir dalam dua warna, yaitu kuning dan hijau. Selurut memiliki beberapa nama lain, seperti celorot, cerorot, dan jelurut. Tempat terbaik untuk mendapatkannya adalah di Pasar Gadong yang berada di Simpang 37, Bandar Seri Begawan. 8. Berbagai Kerajinan Tangan dari Anyaman Berbagai barang yang dianyam dari bambu, rotan dan daun tanaman lain menjadi salah satu cinderamata menarik yang menggambarkan kerajinan tradisional Brunei Darussalam. Di pusat perbelanjaan Kuala Belait dan Seria, Anda bisa memilih dari tudung saji, keranjang buah, keranjang baju, dan wadah terkait lainnya yang tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, dan warna. 9. Songkok dan Tutup Kepala Melayu Songkok adalah tutup kepala pria khas Melayu yang juga disebut dengan kopiah dalam Agama Islam. Hampir di setiap sudut Brunei, Anda bisa dengan menemukan songkok dalam 3 jenis, yaitu dastar selembar kain yang diikatkan di kepala, kopiah sejenis topi yang terbuat dari beludru, dan tengkolok atau sorban menyerupai turban dan merupakan hiasan kepala khas di Timur Tengah. 10. Kerajinan Perak Salah satu pusat kerajinan perak di Brunei adalah Kampung Pandai Mas Desa Tukang Emas, yang merupakan salah satu desa di Kampung Ayer Desa Air. Di sana, Anda bisa menemukan berbagai alat makan dan pajangan perak seperti cangkir, piring, teko, tempat buah, kendi kecil, asbak, miniatur timbangan kuno, kotak perhiasan, miniatur perahu, jam kuno mini, vas bunga, dan banyak lagi. 11. Lukisan Tempat terbaik untuk membeli karya seni tradisional Brunei adalah di pusat perbelanjaan Kuala Belait dan Seria, yang menawarkan berbagai lukisan berwarna-warni serta mozaik rumit dan desain dramatis. Untuk lukisan yang lebih modern, ada sejumlah galeri dan toko khusus di ibukota yang menampilkan karya-karya impresionis penuh warna dari beberapa seniman berbakat yang sedang naik daun. Terletak di sebelah utara Pulau Kalimantan, Brunei Darussalam merupakan negara menawan yang cocok untuk liburan singkat bersama teman atau keluarga. Namun setelah puas menikmati berbagai macam destinasi wisata, jangan lupa untuk membawa pulang oleh-oleh khas Brunei Darussalam ya.
oleh oleh khas tanjung balai karimun